Balada Kakek Wirogimin
Balada Kakek Wirogimin Ia sudah tua Namun s emangatnya tak juga reda Ia hanya s atu tapi mampu membuat s emua orang percaya Akan kenikmatan s urg a Ilahi Tubuh kurus tua Kulit kusut nan keriput Itu kan jadi cirimu Peci tua bertengger di kepalamu Sebuah sarung lusuh Bersandar pada pundak kurusmu Kau berjalan ... M e l e wati gersangnya iman Melalui kerasnya hati Yang haus akan embun penyejuk Kau melangkah… Melewati jalan setapak demi setapak Terdengar kicauan burung kecil Dan lambaian lembut dedaunan Teriknya matahari Tak melelehkan semangatmu Kau terus melang k ah Menghampiri… Sebuah mushola kecil sederhana Disanalah kau abdikan dirimu Kau rawat mushola Dengan belaian kasih sayangmu Kau lanyunkan syair adzan dan iqomah Kau ajak mereka Untuk menyembah sang I lahi Ketika senja tiba Kan sambut murid –muridmu Dengan salam dan senyum lembut Kau teteskan ilmumu Sedikit demi sedikit Kau lantu...