Postingan

Cerita Pak Ali "Teknologi Mengubah Hidup Saya"

Kuliah online yang dilaksanakan pada tanggal 11 Juni 2018 dilaksanakan melalui live streaming di instagram. Materi kuliah online pada tanggal 11 Juni 2018 berisi tentang pengalaman Bapak Ali Rohman yang berjudul "Teknologi Mengubah Hidup Saya". Bapak Ali menceritakan bagaimana proses mengenal teknologi yang bermanfaat dan mengubah hidupnya. Bapak Ali Rohman adalah sarjana manajemen informatika yang melanjutkan S2 di jurusan sistem informasi. Pada saat itu bapak Ali Rohman merupakan dosen Unsoed. Ia ingin melanjutkan kuliah S3 dengan beasiswa. Kemudian pak Ali mencari informasi di Internet. Pada waktu itu koneksi internet hanya ada di Unsoed di jurusan MM (Magister Management). Pak Ali mencari di wasantara net dengan search engine pertama yaitu Yahoo.com. Pada saat itu ada peluang untuk mendaftar di Universitas Asahi di Jepang. Pak Ali mengirimkan persyaratannya melalui email. Email yang ada pada waktu itu adalah outlook.com dan eduramail.com. Pak Ali menggunakan eduramail.c...

Suara Milenial Banyumas da(Menakar perilaku politik generasi milenial pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Banyumas pada Tahun 2018

Apa intisari dari acara tersebut? Inti dari acara tersebut adalah untuk memaparkan hasil dari riset yang dilakukan oleh Lingkar Kajian Banyumas dengan  Navigator Research Strategic kepada 400 responden periode 3-7 Mei 2018. Seminar pemaparan hasil riset tersebut berjudul “Suara Milenial Banyumas da(Menakar perilaku politik generasi milenial pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Banyumas pada Tahun 2018”. Acara tersebut menjelaskan tentang bagaimana suara para pemilih muda dan perilaku generasi milenial dalam menghadapi Pemilihan Bupati 2018 ini. Seminar tersebut menjelaskan mengenai karakter milenial ( mulai dari kegiatan yang disukai, media yang digunakan, berita yang sering diakses dan keaktifan pemilih muda di Banyumas terhadap kegiatan organisasi) ,  hubungan antara Milenial dan Pilkada Banyumas 2018 (pengetahuan milenial tentang waktu pilkada maupun kandidat), sosialisasi pilkada di mata generasi milenial di Banyumas dan persepsi milenial mengenai partai politik, poppu...

Youtube Vs TV bagi Remaja (UTS JME Kelas B/Dyan Suci-076)

Gambar

Game untuk Anak, Tepat atau Sesat?

Pada zaman yang akrab dengan teknologi, tentunya anak-anak saat ini tak asing dengan smartphone. Berbeda dari artikel saya sebelumnya yang menceritakan bahwa pada zaman modern ini masih ada orang yang gagap internet, kalimat tersebut tidak berlaku untuk anak-anak. Anak-anak yang lahir di abad-21 merupakan generasi milenial yang tak asing dengan teknologi. Kehidupan anak generasi milenial berdampingan dengan perkembangan teknologi. Maka tak asing jika anda melihat anak, keponakan atau tetangga anda yang masih kecil mahir memainkan ponsel kecil milik kedua orang tuanya. Sedikit bercerita, saya memiliki keponakan umur 6 tahun. Di umurnya yang sekarang. Ia sangat pandai dalam berbahasa inggris. Namun yang membuat saya takjub adalah. Bahwa ia mahir berbahasa inggris bukan karena les atau ajaran kedua orangtuanya. Namun karena ia bermain game di hape pintar milik orangtuanya. Hape pintar tersebut yang membuatnya terbiasa mendengarkan kosa kata bahasa inggris. Namun sayangnya, justru ...

Internet "tidak" untuk Semua Orang

Gambar
Sumber : https://nation.com.pk/19-Mar-2017/blasphemy-and-the-interne t Ketika membicarakan tentang akses internet tentu semua orang sudah tidak asing dengan hal itu, khususnya anak muda di Indonesia. Akses internet saat ini sudah menjadi kebutuhan bagi setiap orang dan bagi setiap kalangan. Entah itu orang kaya, maupun orang miskin, rasanya internet sudah tidak menjadi hal yang asing. Contoh kasus yang baru saja saya temui. Saya ibu penjual nasi rames di daerah Grendeng sedang bermain HP. Dan ketika saya bertanya apa yang sedang ia lakukan sembari menunggu pelanggan. Ibu penjual nasi ramespun menjawab bahwa ia menunggu pelanggan sambil bermain gadgetnya, dan ia biasa membuka instagram. Wah, sungguh tidak mengherankan lagi bahwa saat ini semua orang sudah familiar dengan yang namanya Smartphone dan juga akses internet. Namun apakah akses internet di Indonesia ini sudah merata dari seluruh daerah, segala usia, segala pekerjaan dan juga semua jenis kelamin? Jika kita lihat ...

Media online, Tempat “Nongkrong” Pertama Atau Kedua?

Gambar
Apakah Media Online lebih digemari? Akhir-akhir ini aku mulai kuwalahan dengan grup di salah satu akun sosial mediaku. Grup line yang aku punya saat ini sudah mencapai angka 80. Bisa dibayangkan bagaimana sibuknya aku mengikuti semua komunitas yang aku punya. Dan entah mengapa hampir semua grup itu selalu aktif dengan obrolan anggota didalamnya. Grup teater Sianak, Grup SEF 2017, Grup SEF 2018, grup SMK, Grup Kelas, Grup perempuan di kelas, grup tugas, semua penuh dengan obrolan yang terkadang penting terkadang tidak. Namun apapun obrolan didalamnya tentu jika kita ingin akrab maka haruslah berpartisipasi. Tak jarang aku ketinggalan informasi yang justru penting karena banyaknya grup dan juga obrolan yang sudah menumpuk. Obrolan yang menumpuk digrup terkadang kubaca namun tak jarang hanya ku buka untuk menunjukkan kehadiranku di grup. Baru hari kemaren aku belajar tentang virtual community. Buku dari Leah A. Lievrouw & Sonia Livingstone (2006) yang berjudul   ...

Balada Kakek Wirogimin

Balada Kakek Wirogimin Ia sudah tua Namun s emangatnya tak juga reda Ia hanya s atu tapi mampu membuat s emua orang percaya Akan kenikmatan s urg a Ilahi Tubuh kurus tua Kulit kusut nan keriput Itu kan jadi cirimu Peci tua bertengger di kepalamu Sebuah sarung lusuh Bersandar pada pundak kurusmu Kau berjalan ... M e l e wati gersangnya iman Melalui kerasnya hati Yang haus akan embun penyejuk Kau melangkah… Melewati jalan setapak demi setapak Terdengar kicauan burung kecil Dan lambaian lembut dedaunan Teriknya matahari Tak melelehkan semangatmu Kau terus melang k ah Menghampiri… Sebuah mushola kecil sederhana Disanalah kau abdikan dirimu Kau rawat mushola Dengan belaian kasih sayangmu Kau lanyunkan syair adzan dan iqomah Kau ajak mereka Untuk   menyembah sang I lahi Ketika senja tiba Kan sambut murid –muridmu Dengan salam dan senyum lembut Kau teteskan ilmumu Sedikit demi sedikit Kau lantu...